Selamat datang di website kami 'Tips Bikin pasangan multi orgasme'
top
Page
Menu
News

Rahasia Meningkatkan Konsentrasi Anak

 

Konsentrasi adalah langkah awal dari prestasi (Ridwan Sank)

 

"Kenapa aku tak bisa konsentrasi, padahal sudah melototin buku pelajaran"

"Kok aku cuma bisa tahan konsentrasi cuma 5 menit yah, setelahnya buyar?"

 Semua guru dan orang tua pasti paham, momok terbesar dari siswa adalah masalah konsentrasi, tak bisa dipungkiri, guru dan orang tua pun memiliki masalah yang sama. Semua pasti ingin bisa konsentrasi, tapi apa daya, hasil tak berbanding lurus dengan usaha. Lalu apa yang terjadi sebenarnya ?

Menjadi pertanyaan dasar kita, apakah konsentrasi itu?

Konsentrasi adalah suatu kemampuan atau kondisi di mana seseorang dapat mengarahkan pikirannya pada hal-hal yang sedang dihadapinya, misalnya dalam hal mempelajari suatu materi pelajaran.
Memang, setiap orang mampu berkonsentrasi, hanya terkadang kemampuan itu hilang atau menurun.  Saat anak main game yang disukainya, dia terlihat sangat fokus dengan game nya sampai tak sadar dan tak terkontrol dengan keadaan di sekelilingnya, hingga lupa waktu. Atau saat Anak Anda menonton TV, Anda panggil dia tapi tak menyahut dan seolah tak  dengar karena begitu fokusnya dengan film kartun yang dia sukainya. Nah itulah contoh bahwa anak anda bisa konsentrasi dengan baik, tapi sayang belum bisa mengontrol konsentrasinya tersebut. Tugas kita lah untuk mengarahkan dan mengoptimalkan daya konsentrasi anak terhadap pelajarannya.

Di waktu lain, anda perhatikan anak terlihat sulit untuk fokus untuk membaca buku pelajaran, walau dia sudah berusaha semaksimal mungkin. Ini adalah contoh dan juga bukti bahwa anak Anda dapat kehilangan konsentrasi.

Kenapa?

Apa Solusinya ?

Kita perlu melatihkan dan memfasilitasi konsentrasi untuk mereka sehingga proses belajar mereka menjadi lebih efektif.
Kemampuan siswa dalam berkonsentrasi akan sangat bergantung pada beberapa faktor, diantaranya:
(1) komitmen;
(2) antusiasme terhadap tugas;
(3) keterampilan atau pengetahuan yang dimiliki untuk mengerjakan tugas;
(4) keadaan fisik dan emosional siswa;
(5) keadaan psikologis siswa; dan
(6) lingkungan belajar.


Beberapa hal yang dapat dilakukan guru atau orang tua untuk memfasilitasi dan meningkatkan konsentrasi anak atau siswa, antara lain:
Pertama:
Ajak siswa untuk selalu bersikap antusias terhadap tugas-tugas yang diberikan. Hal ini dapat dibantu oleh guru dengan memberikan tugas-tugas pembelajaran yang menyenangkan dan menantang, serta dalam jangkauan anak untuk dapat menyelesaikannya.
Kedua:
Yakinkan siswa bahwa mereka mampu mengerjakan tugas pembelajaran yang diberikan. Bagaimanapun, rasa percaya diri sangat mempengaruhi kesuksesan anak dalam belajar. Dan, dengan percaya bahwa mereka mampu mempelajari materi atau mengerjakan tugas tersebut, maka mereka akan dapat melakukannya dengan baik.
Ketiga:
Berikan rasa aman, nyaman, serius tapi rileks dalam pembelajaran Anda. Siswa yang merasa tak aman, tak nyaman, dan terlalu santai tak akan dapat berkonsentrasi dengan baik. Mereka akan sangat mudah terdistraksi. Semua hal-hal yang terkait dengan lingkungan belajar, suasana kelas, dan cara Anda mengajar sangat besar pengaruhnya terhadap hal ini.
Keempat:
Ajari siswa menggunakan strategi, “Sudah! Aku sedang belajar!” Siswa dapat diajari strategi berpikir ini, yaitu dengan mengucapkan kepada dirinya sendiri kata-kata, “Sudah! Aku sedang belajar!” pada saat konsentrasi belajarnya mulai terpecah. Strtegi ini adalah strategi pengaturan belajar mandiri yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Diharapkan, dengan usaha sungguh-sungguh dari siswa, dengan mengatakan kata-kata tersebut, pikirannya yang mulai mengembara ke mana-mana akan kembali fokus kepada tugas pembelajaran atau materi yang sedang dipelajarinya dengan penuh konsentrasi.


Selamat mencoba dan semoga bermanfaat 

« prev top next »
top
Page
Menu
News

Silahkan scan QRis ini

dan berikan value terbaik Anda 

 Qris Dana Ridwan Sank

Klik Tombol untuk Hubungi Kami

 
 

ridwan sank dan dude herlinoRidwan Sank & Mama Dedeh

 

Ridwan Sank di Kompas TV  

 

top
Page
Menu
News
 

Powered by CMSimple

Jasa website